Resume Tentang Alat dan Teknik Pengembangan Sistem
Proses di dalam sebuah system informasi terdiri atas banyak prosedur dan melibatkan berbagai entitas sehingga sulit bagi seseorang untuk dapat segera memahami dan mengevalusi suatu system. Agar system mudah dipahami, maka diperlukan model dan alat bantu yang dapat menggambarkan suatu system dengan sederhana dan mudah dimengerti. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, diperlukan alat dan teknik pengembangan sistem beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :
A. Bagan Alir Dokumen
Bagan alir dokumen adalah suatu diagram yang digunakan untuk mempermudah alir data yang disajikan dalam perancangan sistem (Jogiyanto,2005). Biasanya ketika kita mengembangkan suatu sistem informasi atau merancang sebuah sistem Kita akan menggunakan banyak tool salah satunya itu ada bagan alir dokumen. Biasanya kita kalau udah terbiasa kita gunakan ini secara secara bersama-sama untuk menyusun sistem nya.
Bagan alir dokumen ini ada berapa teknologi yang saya ambil kan jadi ada simbol dokumen kemudian ada simbol proses manual :
B. Diagram Alir Data / Bagan Alir Dokumen
Bagan alir dokumen adalah suatu diagram yang Dalam penggunaannya dapat digunakan untuk mempermudah agar data yang disajikan dalam perancangan sistem (Jogiyanto,2005).
Jika software nya sudah ada maka kita akan membuat rancangan flowchartnya atau biasanya kalau beberapa programmer akan membuat flowchart di depan kemudian exit programnya belakangan ada juga yang expert program kemudian voltnya baru disesuaikan.
Bagan alir ada beberapa simbol yang dijadikan contoh diantaraya :
C. Program Flowchart
Program flowchart yaitu bagan alir program merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program (Jogiyanto,2015).
Berikut contoh 3 simbol dalam flowchart :
D. Pengkodean
Kode ini biasa digunakan untuk tujuan mengklasifikasikan data, memasukkan data ke dalam komputer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya. kode dapat dibentuk dari kumpulan angka, huruf dan karakter-karakter khusus, tipe kode yang digunakan diantaranya sebagai berikut.
1. Kode Mnemonik
Kode ini digunakan untuk tujuan supaya mudah diingat dasarnya seperti singkatan. Ex : (ASP-Ari seputra)
2. Kode Urut (Sequential Kode)
Kode urut ini juga dinamakan kode seri, merupakan kode yang nilainya urut antara satu kode dengan kode berikutnya. Ex : 999
3. Kode Blok (Block Code)
Kode blok mengklasifikasikan item ke dalam kelompok tertentu yang mencerminkan Suatu klasifikasi tertentu atas dasar pemakaian maksimal diharapkan. Ex : CL 001 // CH 001.
4. Kode Group
Kode Group merupakan kode yang berdasarkan field-field dan tiap-tiap field kode mempunyai arti. CLQ 001 // CLQ 002.
5. Kode Desimal
Kode desimal (decimal code) mengklasifikasikan kode atas dasar 10 unit angka desimal dimulai dari angka 0 sampai angka 9 atau dari angka 00-99 tergantung dari banyaknya kelompok. Ex : 9087 3654 21.
E. Kamus Data
Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada pada data flow diagram (DFD), arus data ini sifatnya adalah Global.
Isi kamus data sebagai berikut :
a. Nama arus data.
b. Alias atau nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ada.
c. Bentuk data dapat berupa : formulir, laporan tercetak, variabel, parameter, dan field.
d. Arus data menunjukkan dari mana data mengalir dan dari mana kemana data akan menuju.
e. Penjelasan dapat diisi dengan keterangan keterangan tentang arus data tersebut.
f. Periode menunjukkan kapan terjadinya arus data.
g. Volume yang perlu dicatat di kamus data adalah tentang volume rata-rata dan volume puncak dari arus data.
h. Struktur data dapat menunjukkan arus data yang dicatat di kamus data terdiri dari item-item tertentu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar